Jalan Pulang Indra

Jalan Pulang Indra

Cahya T

2026 | 12 Episode | Jodoh | ★ 0.0 (0) | ❤ 0

Lihat selengkapnya
Baca Semua
Komentar Belum ada komentar
Episode
thumb FREE
01 - Lelaki Jalanan
5x dibaca

Deru mesin bus malam itu membelah jalan lintas provinsi seperti pisau yang mengoyak sunyi. Lampu-lampu kota mulai memudar, digantikan gelap yang hanya ditemani garis putih di aspal dan suara berat mesin diesel.Di balik kemudi, duduk seorang lelaki dengan rahang tegas dan mata yang tak pernah benar-benar istirahat.  Namanya Indra.Sopir AKAP yang dikenal di jalur utara hingga selatan. Lulusan SMP. Tak banyak bicara. Tapi hafal jalan lebih dari siapa pun.Namun… bukan itu yang membuat namanya sering dibicarakan.  Melainkan kehidupan yang ia sembunyikan. “Mas Indra… malam ini ke mana lagi?”Suara itu datang dari bangku sebelahnya. Sobirin namanya.Kernet setia, sekaligus saksi hidup semua rahasia yang tak pernah Indra akui.Indra menyeringai kecil.“Seperti biasa, Bir… jalan.”  Sobirin tertawa kecil.“Jalan… atau ‘jalan-jalan’?”Indra tidak menjawab. Tapi senyumnya… cukup menjelaskan semuanya.

Baca
thumb FREE
02 - Kernet yang Terlalu Banyak Tahu
1x dibaca NEW

Suara klakson panjang memecah pagi. Bus melaju meninggalkan terminal, menembus kabut tipis yang menggantung di jalan lintas provinsi. Matahari belum tinggi, tapi panasnya sudah terasa seperti pertanda: hari ini… tidak akan biasa. Di balik kemudi, Indra terlihat tenang. Terlalu tenang.Sementara di sebelahnya, Sobirin justru gelisah. Sejak percakapan semalam, ada sesuatu yang mengganjal di dadanya. Kata-kata Indra masih terngiang:“Dia nggak akan ke mana-mana.”Entah kenapa… kalimat itu terasa seperti kesombongan yang suatu hari akan dibayar mahal. Perjalanan pagi itu relatif sepi. Penumpang masih setengah tertidur. Musik dangdut pelan mengalun dari speaker depan.Sobirin memegang ponsel Indra. Bukan tanpa alasan.“Mas, tak pinjam HP-nya ya, buat cek nomor agen,” katanya tadi.Indra hanya mengangguk tanpa melihat. Kesalahan kecil. Atau mungkin… awal dari semuanya. Sobirin membuka layar.Dan di situlah ia melihat sesuatu yang membuat dadanya langsung sesak. Puluhan chat. Nama-nama perempuan.“Rani ❤️ Semarang”“Tika Sayang”“Mila Cirebon 💋”Tangannya gemetar. Ia bukan orang suci. Tapi melihat semua ini… terasa berbeda. Bukan sekadar nakal. Ini… sudah keterlaluan.

Baca
thumb FREE
03 - Istri yang Sudah Tahu Segalanya
1x dibaca NEW

Hujan turun sejak sore. Bukan hujan deras yang menggila, tapi hujan yang jatuh perlahan… seolah langit sedang menahan sesuatu yang berat.Di halaman rumah sederhana di Kota T, genangan air mulai terbentuk di sela-sela tanah. Bau tanah basah menyatu dengan udara dingin yang merayap masuk ke dalam rumah.Di ambang pintu…Juleha berdiri diam. Matanya menatap jauh, menembus tirai hujan.Namun yang ia lihat… bukan halaman. Melainkan sesuatu yang tidak kasat mata. Perasaan. Hati yang Tidak Pernah BohongSejak pagi tadi, dadanya terasa sesak. Bukan sakit.Tapi seperti… ada sesuatu yang ingin disampaikan, namun tidak bisa dijelaskan.Ia sudah mencoba menepisnya.Dengan menyapu. Dengan memasak. Dengan membaca Al-Qur’an.Namun tetap saja… rasa itu tidak hilang.“Ya Allah… ada apa ini…”Juleha berbisik pelan. Tangannya memegang dada. Dan untuk pertama kalinya sejak menikah…Ia merasa takut.Kenangan yang Tiba-Tiba DatangJuleha duduk di ruang tamu. Lampu redup.Hujan masih turun. Dan pikirannya… kembali ke masa lalu. Ia ingat saat pertama kali melihat Indra.Lelaki itu tidak seperti santri.Tidak seperti lelaki yang biasa hadir di lingkungan pesantren. Tatapannya liar.Geraknya bebas. Cara bicaranya… tidak terikat.Namun entah kenapa… Di balik semua itu…Juleha melihat sesuatu yang lain.“Dia bukan jahat…”“Dia hanya… belum menemukan jalan pulang.”Kalimat itu dulu muncul begitu saja di hatinya. Dan sejak saat itu… Ia memilih menerima Indra.Bukan karena sempurna.Tapi karena yakin…Setiap manusia bisa berubah. Namun Keyakinan Itu Mulai DiujiJuleha menunduk.Air matanya mulai mengalir.Pelan. Tanpa suara.

Baca
thumb FREE
04 - Saat Kebenaran Pulang ke Rumah
0x dibaca NEW

 Malam itu… jalan menuju Kota T terasa lebih panjang dari biasanya. Indra mengemudi dalam diam.Tidak ada musik.Tidak ada candaan. Tidak ada suara selain deru mesin dan gesekan ban dengan aspal yang masih basah sisa hujan.Di sampingnya, Sobirin hanya sesekali melirik. Ia tahu… Malam ini bukan malam biasa. Ini adalah malam… di mana semuanya akan berubah.Beban yang Tak Terlihat. Setiap kilometer terasa berat. Setiap lampu jalan seperti menyorot langsung ke wajah Indra… seolah menghakimi.Di kepalanya, suara itu terus berulang:“Aku hamil, Mas…”“Kamu tanggung jawab kan?”Indra menggenggam setir lebih kuat. Rahangnya mengeras. Namun di dalam dadanya…Ada sesuatu yang retak.“Mas… kita langsung pulang?” tanya Sobirin pelan.Indra mengangguk. Singkat. Tanpa emosi. Namun Sobirin tahu…Justru itulah tanda bahaya. Rumah yang Tidak Lagi SamaDi Kota T…Lampu rumah itu masih menyala.Seperti biasa. Seperti menunggu.Namun malam ini… Ada sesuatu yang berbeda. Juleha tidak duduk di dapur.Tidak menyiapkan makanan.Tidak tersenyum di pintu. Ia duduk di ruang tamu. Diam.Dengan wajah yang tenang… tapi mata yang sudah mengatakan segalanya.

Baca
thumb FREE
05 - Taubat yang Diguncang
0x dibaca NEW

Subuh belum benar-benar datang.Langit masih gelap, hanya sedikit semburat biru di ufuk timur. Udara dingin menusuk hingga ke tulang.Di dalam rumah kecil itu…Indra belum tidur.Sejak percakapan tadi malam… matanya tak bisa terpejam. Ia duduk di ruang tamu. Sendirian. Lampu masih menyala. Ponsel di tangannya… terasa seperti benda paling berat di dunia.Kata-kata Juleha terus berputar di kepalanya.“Aku diam bukan karena aku bodoh…”“Aku cuma butuh kamu jujur…”“Kamu mau jadi suami… atau orang asing di rumah sendiri?”Indra menutup wajahnya. Dadanya sesak. Selama ini… ia merasa mengendalikan semuanya. Mengatur semuanya. Menikmati semuanya.Tapi malam tadi…Ia sadar satu hal: Ia tidak pernah benar-benar memegang kendali.Yang ia lakukan…Hanya menunda kehancuran.Adzan subuh berkumandang. Suara itu… terasa berbeda. Biasanya hanya lewat begitu saja. Namun pagi ini…Seperti memanggil langsung ke hatinya. Indra berdiri. Pelan. Ragu. Sudah berapa lama ia tidak shalat? Ia bahkan tidak ingat.

Baca
thumb FREE
06 - Saat Masa Lalu Menolak Dilepaskan
0x dibaca NEW

Indra adalah sopir AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang hidup di jalanan sejak remaja. Lulusan SMP, tapi hafal ratusan rute lebih baik dari peta. Baginya, jalan adalah rumah, dan terminal adalah tempat singgah penuh cerita. Namun di balik itu, Indra dikenal sebagai lelaki “ringan hati”—bukan dermawan, tapi mudah jatuh cinta… atau tepatnya, mudah bermain cinta.

Baca
thumb
07 - Saat Dua Dunia Bertemu di Satu Pintu
0x dibaca NEW

Indra adalah sopir AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang hidup di jalanan sejak remaja. Lulusan SMP, tapi hafal ratusan rute lebih baik dari peta. Baginya, jalan adalah rumah, dan terminal adalah tempat singgah penuh cerita. Namun di balik itu, Indra dikenal sebagai lelaki “ringan hati”—bukan dermawan, tapi mudah jatuh cinta… atau tepatnya, mudah bermain cinta.

Unlock 1,000
thumb
08 - Fitnah yang Menghancurkan
0x dibaca NEW

Indra adalah sopir AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang hidup di jalanan sejak remaja. Lulusan SMP, tapi hafal ratusan rute lebih baik dari peta. Baginya, jalan adalah rumah, dan terminal adalah tempat singgah penuh cerita. Namun di balik itu, Indra dikenal sebagai lelaki “ringan hati”—bukan dermawan, tapi mudah jatuh cinta… atau tepatnya, mudah bermain cinta.

Unlock 1,000
thumb
09 - Saat Ancaman Menjadi Nyata
0x dibaca NEW

Indra adalah sopir AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang hidup di jalanan sejak remaja. Lulusan SMP, tapi hafal ratusan rute lebih baik dari peta. Baginya, jalan adalah rumah, dan terminal adalah tempat singgah penuh cerita. Namun di balik itu, Indra dikenal sebagai lelaki “ringan hati”—bukan dermawan, tapi mudah jatuh cinta… atau tepatnya, mudah bermain cinta.

Unlock 1,000
thumb
10 - Dosa Lama yang Bangkit Kembali
0x dibaca NEW

Indra adalah sopir AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang hidup di jalanan sejak remaja. Lulusan SMP, tapi hafal ratusan rute lebih baik dari peta. Baginya, jalan adalah rumah, dan terminal adalah tempat singgah penuh cerita. Namun di balik itu, Indra dikenal sebagai lelaki “ringan hati”—bukan dermawan, tapi mudah jatuh cinta… atau tepatnya, mudah bermain cinta.

Unlock 1,000
thumb
11 - Air Mata yang Tidak Terlihat)
0x dibaca NEW

Indra adalah sopir AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang hidup di jalanan sejak remaja. Lulusan SMP, tapi hafal ratusan rute lebih baik dari peta. Baginya, jalan adalah rumah, dan terminal adalah tempat singgah penuh cerita. Namun di balik itu, Indra dikenal sebagai lelaki “ringan hati”—bukan dermawan, tapi mudah jatuh cinta… atau tepatnya, mudah bermain cinta.

Unlock 1,000
thumb
12 - Jalan Pulang yang Sesungguhnya
0x dibaca NEW

Indra adalah sopir AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang hidup di jalanan sejak remaja. Lulusan SMP, tapi hafal ratusan rute lebih baik dari peta. Baginya, jalan adalah rumah, dan terminal adalah tempat singgah penuh cerita. Namun di balik itu, Indra dikenal sebagai lelaki “ringan hati”—bukan dermawan, tapi mudah jatuh cinta… atau tepatnya, mudah bermain cinta.

Unlock 1,000
Komentar
Belum ada komentar